##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Agung Setiawan
Wira Sajana

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris dampak sinergis antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter terhadap pertumbuhan sektor ekonomi riil di Indonesia dalam periode pengamatan 2021–2026. Menggunakan pendekatan ekonometrika dengan model Vector Error Correction Model (VECM), penelitian ini mengevaluasi variabel pengeluaran pemerintah, tarif pajak, tingkat suku bunga acuan, dan jumlah uang beredar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan fiskal ekspansif melalui belanja infrastruktur memiliki dampak pengganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap output sektor riil dalam jangka panjang. Sementara itu, kebijakan moneter yang akomodatif terbukti efektif dalam menjaga stabilitas likuiditas pasar, meskipun transmisinya ke sektor riil masih menghadapi kendala time-lag. Koordinasi yang kuat antara otoritas fiskal dan moneter ditemukan sebagai faktor determinan utama dalam menjaga resiliensi ekonomi nasional di tengah fluktuasi global.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
Setiawan, A., & Wira Sajana. (2026). Dampak Kebijakan Fiskal dan Moneter terhadap Pertumbuhan Sektor Ekonomi Riil: Sebuah Pendekatan Analisis Ekonometrika. JIMAKO : Jurnal Ilmiah Manajemen, Akuntansi Dan Ekonomi, 1(01), 16–19. Retrieved from https://firati.org/ejournal/index.php/jimako/article/view/20