##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Amelia Syafarani

Abstract





Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing merupakan tantangan utama yang dihadapi perusahaan manufaktur berorientasi ekspor di Indonesia. Eksposur valuta asing yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menekan profitabilitas, mengganggu stabilitas arus kas, dan menurunkan nilai perusahaan. Artikel ini bertujuan mengkaji secara konseptual strategi hedging valuta asing sebagai instrumen manajemen risiko yang diterapkan perusahaan manufaktur ekspor Indonesia, serta menganalisis jenis-jenis eksposur valuta asing dan instrumen hedging yang relevan. Kajian dilakukan melalui pendekatan tinjauan literatur (literature review) berbasis jurnal-jurnal terakreditasi nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi hedging menggunakan instrumen derivative khususnya forward contract, currency swap, dan currency option terbukti efektif mereduksi volatilitas eksposur transaksi dan eksposur ekonomi. Faktor-faktor seperti leverage, likuiditas, dan ukuran perusahaan secara signifikan memengaruhi keputusan perusahaan dalam mengadopsi hedging. Implikasi praktis kajian ini merekomendasikan perusahaan manufaktur ekspor Indonesia untuk mengintegrasikan kebijakan hedging ke dalam kerangka manajemen risiko keuangan internasional secara sistematis.





##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
Syafarani, A. (2026). Strategi Hedging Valuta Asing sebagai Instrumen Manajemen Risiko pada Perusahaan Manufaktur Ekspor di Indonesia. JIMAKO : Jurnal Ilmiah Manajemen, Akuntansi Dan Ekonomi, 1(02), 80–86. Retrieved from https://firati.org/ejournal/index.php/jimako/article/view/55
References
Auliasari, H., & Budianto, E. (2025). Analysis of financial performance based on financial ratios at PT. Garuda Indonesia Tbk listed on the IDX in 2021–2023. Interdisciplinary Social Studies, 4(3), 211–223. https://doi.org/10.55324/iss.v4i3.843
Christoffel, D. S. Y., & Wijaya, S. (2025). Efektivitas strategi hedging valuta asing dalam mitigasi risiko fluktuasi nilai tukar: Studi kasus PT Pertamina International Shipping. Jurnalku, 5(2), 184–192. https://doi.org/10.54957/jurnalku.v5i2.1645
Elin, E., Yuliarti, A. D., Mubarok, A. H., & Manda, G. S. (2025). Strategi forward contract dan open position dalam menghadapi risiko eksposur valuta asing pada perusahaan ekspor-impor. Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Akuntansi Dan Bisnis (JISMAB). https://journal.jis-institute.org/index.php/jismab/article/view/2750
Jiwandhana, R. S. P. Triaryati, N. (2016). Pengaruh leverage dan profitabilitas terhadap keputusan hedging perusahaan manufaktur Indonesia. E-Jurnal Manajemen Unud, 5(1), 31–58.
Karlinda, M. P. B., & Manunggal, S. A. M. (2023). Pengaruh leverage, firm size, profitabilitas, dan likuiditas terhadap pengambilan keputusan hedging perusahaan manufaktur di BEI. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan, 7(2), 467–480. https://doi.org/10.24912/jmbk.v7i2.23104
Larasati, A. A., & Wijaya, E. (2022). Determinasi faktor-faktor keputusan hedging dengan instrumen derivatif pada perusahaan manufaktur. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 9(193–204). https://doi.org/10.26905/jbm.v9i2.8853
Listiana, R., & Primasari, N. S. (2022). Pengaruh market to book value, liquidity, leverage, Altman Z-Score, firm size, dan profitabilitas terhadap keputusan hedging (studi kasus perusahaan dalam daftar JII70 2018–2020). Jurnal Akuntansi & Keuangan, 13(2), 42–56.
Mirdha, A., Arfan, M., & Indayani. (2023). Mengapa perusahaan manufaktur di Indonesia melakukan keputusan hedging? Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 13(1), 113–133.
Putri, M. S., & Sukarmanto, E. (2023). Pengaruh financial distress dan growth options terhadap aktivitas hedging perusahaan manufaktur di BEI. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Dan Manajemen (Jakman).